Wisata Sejarah Budaya di Candi Sewu

candi-sewu-yogyakartaJika anda berkunjung ke pulau Jawa, jangan lupa mengunjungi tempat-tempat wisata yang banyak sekali jumlahnya. Sayang sekali jika anda melewatkan kesempatan berharga ini. Wisata yang paling menarik adalah wisata budaya dan sejarah dengan mengunjungi tempat tempat peninggalan masyarakat Jawa kuno. Hal ini dapat memberikan kita kesadaran dan wawasan untuk mengenal lebih jauh tentang kekayaan budaya yang dimiliki oleh nenek moyang bangsa Indonesia di masa lalu. Walaupun kita di sekolah diajarkan oleh guru guru kita bahwa bangsa kita memiliki berbagai macam budaya dan sejarah yang panjang. Akan tetapi hal itu tampaknya belum meberikan kita kesadaran karena kita jarang sekali mengunjungi tempatnya secara langsung. Salah satu daerah di pulau jawa yang patut anda kunjungi adalah Jawa Tengah dimana anda akan menemukan berbagai macam bangunan candi. Salah satu bangunan candi yang belum banyak orang luar Jawa tahu adalah Candi Sewu.

Orang mungkin lebih mengenal candi Prambaban dari pada Candi Sewu. sebenarnya Jawa tengah juga diperkaya oleh banguanan bangunan candi yang lain yang juga sangat bersejarah dan juga terkenal di masa lalu. Salah satu komplek bangunan candi di Jawa Tengah yang patut anda kunjungi adalah Candi Sewu. Lokasi tepatnya berada di daerah Dukuh Bener, Bugisan, Kec. Prambanan, Kab. Klaten. Candi ini dikenal dengan manjusrighra yang dibangun sekitar abad ke delapan. Lokasinya dekat dengan Candi Prambanan yang berjarak sekitar delapan ratus meter. Candi Sewu diperkirakan dibangun pada abad ke delapan Masehi. Jumlah candi di tempat ini bukan seribu seperti ditujukan dalam namanya (sewu), tetapi semuanya hanya ada 249 candi.

Dengan mengunjungi daerah ini, anda akan disuguhkan berbagai nilai budaya dan sosial yang dimiliki oleh penduduk jawa di masa kuno. Posisi komplek bangunan Candi Sewu bersebelahan dengan candi Prambanan. Hal ini menunjukan adanya toleransi antar umat beragama di daerah Jawa Tengah, karena Candi Sewu becorak Buddha sedangkan Candi Prambanan memiliki corak Hindu. Komplek bangunan Candi Sewu sangat luas dan bentuknya juga besar, seolah menunjukan bahwa candi ini dimiliki candi kerajaan dan pusat untuk berbagai macam kegiatan keagamaan. Anda juga akan sadar betapa bernilainya budaya dan sejarah yang dimiliki nenek moyang kita. Sayangnya kondisi candi ini tidak lagi sesempurna seperti sebelumnya. Banyak bangunan yang mengalami kerusakan yang disebabkan oleh gempa bumi yang terjadi pada tahun 2006. Karena itulah sekarang tidak semua candi terbuka untuk umum demi menjaga keamanan. Untuk melestarikan sejarah budaya Indonesia, berkunjung merupakan hal yang sangat penting karena kita akan menjadi sadar dan berusaha mencontoh nilai nilai budaya luhur yang dimiliki oleh nenek moyang kita dahulu. Demikianlah informasi tentang candi Sewu, bila anda ingin wisata menantang adrenalin, Anda bisa mengunjungi Goa Pindul di Gunungkidul.