Tongkonan Komplek Wisata di Pallawa

Tongkonan adalah rumah adat kebanggaan suku Toraja yang hingga kini masih terjaga dan dapat dilihat saat Anda berwisata ke sana. Wisata di Pallawa dapat memperlihatkan gagahnya rumah adat tongkonan yang sudah berusia ratusan tahun. Sejarah dari kata ‘Pallawa’ berasal dari nama tempat berlangsungnya peperangan yang terjadi pada jaman dahulu sekitar abad ke-11 yang biasa disebut dengan ‘Pa’Lawak’. Lama kelamaan sebutan ‘Pa’Lawak’ berubah menjadi ‘Pallawa’ www.exploretoraja.com. Dalam tradisi tersebut pihak yang mengalami kekalahan harus mengorbankan orang untuk dipenggal atau menggantinya dengan menyerahkan hewan kurban.

Terdapat 11 tongkonan dan 15 bangunan lumbung di depannya yang berjejer berhadapan di Desa Pallawa. Bagian utama dari bangunan adat ini adalah kayu kuat yang ringan. Bentuk asli dari tongkonan dengan warna dominan orange dan hitam masih terjaga dengan baik di tempat ini. Tongkonan yang berada di komplek wisata di Pallawa memiliki keunikan berbeda-beda yang menggambarkan kehebatan keluarga dari pemilik tongkonan tersebut. Rumah yang di depannya terdapat tanduk kerbau yang berderet menjelaskan bahwa tuan pemilik sudah melakukan upacara rambu solo atau upacara kematian. Semakin banyak jumlah tanduk kerbau menggambarkan si punya rumah adalah orang kaya dan bangsawan. Harga kerbau yang luar biasa mahal itulah yang menyebabkan disebut orang kaya. Hewan yang dianggap suci ini bisa bernilai hingga ratusan juta di Toraja terlebih untuk kerbau berwarna putih, orang Jawa biasa menyebutnya kebo bule.

Pertanda bahwa pemilik rumah sudah melakukan rambu solok juga dapat dilihat dari ada atau tidaknya pajangan tulang-tulang babi. Mengingat babi juga termasuk hewan yang ada pada upacara rambu solok sebagai bahan makanan untuk masyarakat yang mengikuti upacara. Suasana di komplek ini begitu tenang sebab Pallawa bukanlah desa yang besar. Selain melihat kemegahan rumah adat, wisata di Pallawa juga disediakan oleh-oleh berupa kerajinan khas Toraja yang dijual di dalam bangunan Tongkonan. Kerajinan miniatur tau-tau, pajangan dari babi, dan kalung dari tanduk kerbau bisa dibeli dengan tawar-menawar. Selama membeli cendera mata, Anda bisa melihat ruangan sederhana yang ada dibalik kemegahan tongkonan.