Obat Penggemukan Sapi Yang Harus Anda Ketahui  

Peternak sapi saat ini sedang berlomba-lomba memperoleh keuntungan besar dengan cara menggemukkan sapi potong. Karena di Indonesia saat ini permintaan akan daging sapi terus meningkat. Namun, beberapa cara yang mereka lakukan untuk menggemukan sapi potong tersebut tidak semuanya berhasil. Karena ada beberapa factor yang tidak peternak ketahui tentang teknik dalam menggemukkan sapi potong.

Menggemukkan sapi potong tidak hanya cukup dengan memberikan pakan hijau saja melainkan sapi juga harus diberi nutrisi tambahan seperti vitamin, mineral, protein, karbohidrat, dan lain-lain. Pemberian nutrisi ini memiliki tujuan agar kebutuhan sapi akan zat gizi tetap terjaga dan terpenuhi. Sehingga sapi dapat tumbuh secara sehat dan tentu saja berat badan atau bobotnya menjadi besar.

Dalam program penggemukan sapi, pakan memang kebutuhan utama dan pokok bagi sapi khususnya sapi potong. Sapi akan menjadi cepat gemuk dan sehat bila peternak memberikan pakan yang baik. Namun, karena banyak sapi yang terkadang tidak cocok dengan pakan sapi tertentu, sebaiknya peternak memperhatikan jenis pakan sapi yang sekiranya cocok bagi sapi potong. Mereka juga harus pandai dalam memilih jenis pakan dengan kualitas yang bagus.

Pakan Sapi Potong

Ada dua jenis pakan yang bisa anda berikan untuk memenuhi kebutuhan pangan pada sapi potong. Kedua jenis pakan tersebut terdiri dari pakan hijau dan pakan konsentrat. Pakan hijau adalah jenis pakan sapi yang sangat utama dibutuhkan oleh sapi guna memenuhi kebutuhan gizi. Dalam mencari pakan hijau sebaiknya peternak mencari yang benar-benar masih segar dan baru saja diambil dari alam. Jenis pakan hijau tersebut seperti rerumputan, gamal, jerami, daun lamtoro, dan lain-lain.

Selain pakan hijau, sapi juga memerlukan jenis pakan tambahan untuk menunjang pertumbuhannya. Pakan tambahan tersebut adalah pakan konsentrat. Pakan konsentrat merupakan pakan yang berfungsi untuk menguatkan gizi pada sapi potong. Pakan konsentrat ini dibuat dari campuran dedak, tepung tulang, garam, dan bungkil kelapa. Pembuatan pakan konsentrat ini harus seimbang seperti dedak 70 % , tepung 0,5 %, garam 1 %, serta bungkil kelapa sekitar 30%.