Ternak Belut Teknologi NASA

Cara Ternak Belut paling populer yaitu menggunakan drum bekas, karena lebih mudah dan tidak memerlukan tempat yang luas. Permintaan belut terlihat terus bertambah, namun jumlah produksi belut belum dapat mencukupinya. Hal ini tentu bisa dimanfaatkan dengan membuat usaha budidaya belut. Belut dapat hidup pada tempat yang kondisi airnya tidak terlalu banyak seperti lumpur. Belut banyak ditemukan di daerah rawa dan persawahan. Tetapi saat ini, belut susah ditemukan di sawah karena kondisi area sawah yang mulai tercemar oleh bahan kimia seperti pemakaian pupuk kimia yang berlebihan.

Cara Beternak Belut

Persiapan Kolam

  • Cuci bagian dalam drum hingga benar-benar bersih
  • Bagian atas drum dibuat lubang persegi panjang
  • Drum diletakkan pada tanah yang datar dan tambahkan pengganjal agar tidak terguling
  • Buat saluran pembuangan air pada bawah drum
  • Buat sebuah peneduh di atas drum supaya belut tidak kepanasan karena terkena sinar matahari langsung

Media Pada Kolam

  • Lapisan pertama paling bawah, jerami padi setinggi 40 cm
  • Taburkan SUPERNASA 500 gr ataupun TON 500 gr secara merata diatas jerami yang dicampurkan dengan urea 5 kg dan NPK 5 Kg. Komposisi ini untuk kolam ukuran 500 cm X 500 cm (sesuaikan dengan ukuran kolam)
  • Lapisan kedua tanah/lumpur setinggi 5 cm.
  • Untuk lapisan ketiga pupuk kandang setinggi 5 cm
  • Lapisan keempat pupuk kompos setinggi 5 cm dan siram dengan POC NASA
  • Lumpur kelima cincangan batang pisang setinggi 10 cm
  • Lapisan Keenam tanah / Lumpur setinggi 15 cm
  • Lapisan ketujuh air setinggi 10 cm
  • Diatas air ditanami eceng gondok sampai menutupi ¾ permukaan kolam

Pemilihan Bibit

Setelah 14 hari penyiapan kolam, bibit belut baru dimasukkan. Kriteria bibit belut yang sehat :

  • Pilih bibit belut dengan ukuran seragam, agar saat panen ukuran belut yang dihasilkan juga sama besar, dan agar belut tidak saling memangsa belut lain yang ada di kolam.
  • Belut tidak loyo, lincah dan aktif
  • Bibit belut harus bebas dari penyakit
  • Bibit belut berukuran sekitar 10-12 cm

Pakan Belut

Makanan belut berupa ikan kecil, kecebong, bekicot atau cacing yang sebelumnya dicacah terlebih dahulu. Pakan diberikan satu kali sehari setiap sore sebanyak 5-20% dari bobot belut per hari. Bisa juga ditambahkan dengan pakan buatan yang berupa pelet. Pakan buatan bisa diberikan setiap pagi hari atau sore hari.  Agar belut tumbuh maksimal dan cepat tambahkan produk nutrisi organik Natural Nusantara, yaitu Viterna, POC NASA, HORMONIK ke dalam pakan buatan tersebut.

Panen Belut

Untuk satu drum, bibit belut yang dapat masuk sebanyak 2 kg dengan ukuran bibit 11-13 cm. Waktu panen belut dilaksanakan setelah 3-4 bulan. Harga bibit belut dengan panjang 7-12 cm sekitar 55.000/kg dengan isi 76-111 ekor. Sedangkan jika membeli belut konsumsi kisaran harga 32.000/kg dengan isi 4-6 ekor.

Demikian uraian singkat mengenai Cara Ternak Belut Teknologi NASA untuk memenuhi kebutuhan para peminat belut. Semoga bermanfaat.